BBPPMPV PERTANIAN GELAR WORKSHOP FINALISASI INSTRUMEN PENJAMINAN MUTU SMK PERTANIAN

Cianjur–Kamis (18/02/2021) Koordinator Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Pertanian mengadakan Workshop Finalisasi Instrumen Penjaminan Mutu SMK dan Instrumen Evaluasi Pasca Diklat selama tiga hari tanggal 17-19 Februari 2021 di Gumilang Regency Hotel Bandung.

Acara pembukaan di hadiri Kepala BBPPMPV Pertanian Dr.Ir. R. Ruli Basuni, MP. dan Kepala Bagian Tata Usaha Hedi Holidin, SP.,M.Si., dan diikuti 26 peserta workshop dengan melibatkan unsur internal juga melibatkan Tim Pelaksanaan SPMI perwakilan delapan SMK Negeri di Jawa Barat.

Kegiatan Workshop Finalisasi Instrumen Penjaminan Mutu SMK dan Instrumen Evaluasi Pasca Diklat merupakan tahapan ke tiga dari rangkaian kegiatan penjaminan mutu dalam bentuk kegiatan Workshop Penyusunan Draft Instrumen Penjaminan Mutu SMK dan Instrumen Evaluasi Pasca Diklat yang telah dilaksanakan 1-3 Februari 2021 di BBPPMPV Pertanian, dan Workshop Validasi Draft Instrumen Penjaminan Mutu SMK dan Instrumen Evaluasi Pasca Diklat yang telah dilaksanakan 9-11 Februari 2021 di Gumilang Regency Hotel Bandung.

Kepala BBPPMPV Pertanian, Dr. Ir. R. Ruli Basuni, MP. mengatakan “penjaminan mutu SMK mengacu pada arahan Dirjen Pendidikan Vokasi bahwa pendidikan vokasi dapat disebut bermutu jika paket kebijakan link and match 8 plus 1 ini sudah diimplementasikan di sekolah”, katanya.

“Harapan kami untuk pemetaan indikator penjaminan mutu ini dapat memberikan gambaran bagi stakeholder atau pemangku kepentingan tentang pencapaian pemenuhan delapan standar nasional Pendidikan, dan instrumen ini sesuai dengan arahan Dirjen Pendidikan Vokasi terkait program link and match serta pengembangan SDM yang unggul kompeten dan berdaya saing, sehingga dapat memberikan dampak terhadap hasil diklat yang dapat dipakai untuk melakukan follow up pada diklat berikutnya”, pungkasnya.

Dalam kesempatan lainnya, Koordinator Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi BBPPMPV Pertanian, Dr. R. Diyan Krisdiana,A.Pi., M.Si., mengungkapkan “Tingginya angka pengangguran di negeri kita yang didominasi berasal dari lulusan SMK dapat disimpulkan adanya masalah mutu dari para lulusan. BBPPMPV Pertanian sebagai lembaga pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi ikut terpanggil ikut meningkatkan mutu pendidikan vokasi tersebut.” katanya.

“Merujuk pada standar-standar mutu pendidikan vokasi yang ada saat ini yaitu Standar mutu SMK CoE (Centre of Excellence) Direktorat SMK, Permendikbud No. 34 Tahun 2018 tentang Standar Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (8 SNP) serta Intruksi Dirjen Vokasi tentang 8+1 yang nantinya akan diramu menjadi Instrumen Penjaminan Mutu Pendidikan bidang pertanian”, pungkasnya.

Koordinator Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Dr. R. Diyan Krisdiana, A.Pi.,M.Si. saat Penyampaian Laporan kegiatan pada Pembukaan Workshop Finalisasi Instrumen Penjaminan Mutu SMK dan Instrumen Evaluasi Pasca Diklat, (17/02/2021)
Foto: MS
Dari kiri ke kanan Kepala Bagian Tata Usaha Hedi Holidin, SP.,M.Si., Kepala BBPPMPV Pertanian Dr. Ir. R. Ruli Basuni, MP. Koordinator Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Dr. R. Diyan Krisdiana, A.Pi.,M.Si. dan Koordinator Program dan Fasilitasi Peningkatan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Mulyono, S.Sos.,M.Pd. saat memberikan sambutan pada Pembukaan Workshop Finalisasi Instrumen Penjaminan Mutu SMK dan Instrumen Evaluasi Pasca Diklat, (17/02/2021)
Foto: MS

Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Nungky fitri

Leave a Comment

1 × 3 =