BBPPMPV PERTANIAN LAKSANAKAN SHOLAT IDUL ADHA DAN PEMOTONGAN HEWAN KURBAN

Kepala Bagian Tata Usaha Hedi Holidin, M.Si. saat memberikan sambutan pada Sholat Idul Adha 1443 H/ 2022 M di lingkungan pegawai dan masyarakat sekitar BBPPMPV Pertanian (10/07/2022), Foto: MS

Cianjur, BBPPMPV Pertanian—Dalam rangka peringatan hari raya Idul Adha 1443 H/2022 M Dewan Keluarga Masjid (DKM) Masjid Al-Furqon BBPPMPV Pertanian kembali menyelengarakan Shalat Idul Adha setelah hampir dua tahun lebih absen karena pandemi Covid-19.

Sholat Idul Adha dilaksanakan di lapangan Upacara BBPPMPV Pertanian Jalan Raya Jangari KM. 14, Sukajadi, Karangtengah, Cianjur Minggu 10 Juli 2022, bertindak selaku Imam dan Khatib Ustadz Husin Asy’ary dari Cianjur. Pelaksanaan Sholat Idul Adha dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha Hedi Holidin, M.Si. dan Koordinator Bidang Penjaminan Mutu dan Fasilitasi Peningkatan Kompetensi Mulyono, MM.Pd. dan puluhan jamaah disekitar BBPPMPV Pertanian.

Kepala Bagian Tata Usaha Hedi Holidin, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1443 H dan ucapan terimakasih kepada Pengurus DKM Masjid Al-Furqon BBPPMPV Pertanian yang sudah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Sholat Idul Adha dan kurban ini, mudah-mudahan apa-apa yang kita korbankan kita jadikan ibadah, kita jadikan amal perbuatan sebagai perhitungan yang positif untuk kita masuk dalam Janah-Nya, ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya Hedi Holidin berpesan “… dari kegiatan ini mungkin bisa menjadi cermin bagi kita semua, bahwasanya di atas segala sesuatu itu apapun bentuknya itu hanya untuk Allah SWT., jangan sampai kita keliru dengan tujuan itu, tujuan utama menurut Al-Qur’an dan Hadist adalah untuk mendapatkan keridhaan dari Allah SWT, dan jadikanlah semua kegiatan yang akan kita langsungkan dan akan kita kerjakan menjadikan amal ibadah bagi kita semua”, pungkasnya.

Dalam khutbahnya Ustadz Husin Asy’ary menyampaikan pesan moral, “… pada hari ini kita umat Islam melangsungkan hari raya bersama ratusan juta umat Islam lainnya di seluruh dunia melaksanakan sholat Idul Adha baik di lapangan ataupun di masjid-masjid, semuanya duduk sama rendah berdiri sama tinggi menurut aba-aba sang imam meletakan kepala di atas tanah bersujud semua mengakui betapa kecil dan lemahnya manusia di hadapan Allah SWT”, pesannya.

Ustadz Husin Asyáry dari Cianjur saat memberikan khutbah pada Sholat Idul Adha 1443 H/2022 M di lingkungan pegawai dan masyarakat sekitar BBPPMPV Pertanian (10/07/2022), Foto: MS

Lebih lanjut Ustadz Husin Asyáry menyampaikan, “… sholat ied ini merupakan ikrar bersama dibawah satu naungan dan satu aba-aba untuk menjunjung kalimat Allah yang luhur, semua bertekad untuk mengabdikan diri hanya kepada Allah SWT demi mencapai kehidupan yang penuh ridha dan ampunan Allah”, tegasnya.

“… syariat ibadah kurban dimulai dari cerita perintah Allah kepada Nabi Ibrohim AS untuk menyembelih anak kesayangannya Ismail AS. Ibadah kurban tahunan yang umat Islam laksanakan adalah bentuk i’tibar atau pengambilan pelajaran dari kisah Nabi Ibrohim AS”, katanya.

“... setidaknya ada tiga pesan/pelajaran yang bisa kita tarik dari kisah tentang Nabi Ibrohim dan Nabi Ismail serta ritual penyembelihan hewan kurban secara umum. Pesan pertama adalah totatilatas kepatuhan kepada Allah SWT. Nabi Ibrohim yang mendapat julukan kholilullah atau kekasih Allah mendapat ujian berat lewat perintah menyembelih Ismail, Allah seolah hendak mengingatkan Nabi Ibrohim bahwa anak hanyalah titipan, anak betapapun mahalnya kita menilai tak boleh melengahkan kita bahwa hanya Allah-lah tujuan akhir dari rasa cinta dan ketaatan”.

“Pelajaran yang kedua tentang kemuliaan manusia, dalam kisah itu disatu sisi kita diingatkan untuk jangan menganggap mahal sesuatu bila itu untuk mempertahan nilai-nilai ilahi, namun disisi lain kita juga dihimbau untuk tidak meremehkan nyawa dan darah manusia. Seluruh manusia ibarat satu tubuh yang diciptakan Allah dalam kemuliaan, karena itu membunuh atau menyakiti satu manusia ibarat membunuh manusia atau menyakiti manusia secara keseluruhan. Larangan mengorbankan manusia sebetulnya penegasan kembali tentang luhurnya kemanusiaan dimata Islam dan karenanya mesti dijamin hak-haknya”.

“Pelajaran yang ketiga yang bisa kita ambil adalah hakikat pengorbanan sedekah daging hewan kurban hanyalah simbol kurban yang sejatinya sangat luas, meliputi pengorbanan dalam wujud harta benda, tenaga, pikiran, waktu, dan lain sebagainya. Pengorbanan merupakan manifestasi dari kesadaran kita sebagai makhluk sosial, karena esensi kurban adalah solidaritas sesama dan ketulusan murni untuk mengharap keridhaan Allah SWT, wallohu alam”, pungkasnya.

Kepala Bagian Tata Usaha Hedi Holidin, M.Si. saat bersalaman dengan salah satu petugas keamanan pada Sholat Idul Adha 1443 H/2022 M di lingkungan pegawai dan masyarakat sekitar BBPPMPV Pertanian. (10/07/2022), Foto: MS

Ibu-ibu karyawati dan masyarakat sekitar turut pula sholat Idul Adha 1443 H/2022 M di lingkungan pegawai dan masyarakat sekitar BBPPMPV Pertanian (10/07/2022), Foto: MS

Mengakhiri rangkaian sholat Idul Adha 1443 H/ 2022 M di lingkungan pegawai dan masyarakat sekitar BBPPMPV Pertanian dilakukan mushopahah atau saling bersalaman saling memafkan diantara sesama jamaah lainnya.

Usai pelaksanaan sholat Idul Adha 1443 H/2022 M di lingkungan pegawai dan masyarakat sekitar BBPPMPV Pertanian, panitia menyediakan jamuan makan hidangan khas lebaran “lontong sayur dan opor ayam” yang disajikan anggota Dharmawanita.

Pembagian daging kurban kepada para pegawai PPNPN dan masyarakat disekitar lingkungan lembaga adalah rangkaian akhir dari kegiatan peringatan Hari Raya Idul Adha 1443 H/2022 M di lingkungan BBPPMPV Pertanian.

Cianjur, 12 Juli 2022

Penulis berita                :   Maman Suratman, SP.
Editor/Verifikator          :   Suhardi, SH, M.Pd., Drs. Hamdan Nasution, Sujadi
Penanggung jawab        :   Mochamad Eka Budiman, S.TP., M.IL.
Sumber/referensi           :   Liputan langsung di lapangan


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Nungky fitri

Leave a Comment

seventeen − 15 =