Literasi Sebagai Sebuah Gerakan Nasional

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK)  Pertanian, menginisiasi program Sosialisasi Gerakan Literasi Nasional. Kegiatan yang bertajuk, ”Literasi Membaca dan Praktik Pertanian dan Bahasa Inggris bagi Sis SD/MI, SMP, SMA, dan SMK”, bertujuan menanamkan pemahaman kepada anak-anak sejak dini tentang pertanian dan bahasa Inggris,kamis (21/11) di Gedung Serbaguna Dewi Sartika.

Literasi merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, oleh karenanya akses terhadap baca-tulis-berbicara-menghitung harus ditanamkan sedari kecil. Kegiatan tersebut juga dilakukan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25/11/2019.

Hal ini mengacu pada salah satu Visi Indonesia yaitu “Generasi Muda Indonesia Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”, serta sebagai motivasi awal penyadaran betapa penting dan mendesaknya kecakapan literasi dimiliki oleh setiap individu.

Kegiatan GLN mengundang 6 sekolah mitra, yakni, MI Asasul Islam, SDN Cijeler, SDN Cintaresmi, SMPN 1 Mande, SMKN 1 Karangtengah, dan SMAN 1 Mande. Sekolah-sekolah tersebut merupakan mitra perpustakaan yang berada disekitar PPPPTK Peranian. Tiap sekolah mengirimkan 50 orang perwakilan peserta didik untuk berpartisipasi dalam sesi kegiatan Literasi Membaca dan Praktik Pertanian dan Bahasa Inggris.

Adapun kelima sesi tersebut: “Budidamber” (Budidaya Ikan Dalam Ember) oleh Tatu Fauziah”, “Pemanfaatan Sampah Botol Air Kemasan Untuk Hidroponik Dengan Sistem Sumbu (wick system)” oleh Imas Aisyah, sedangkan  “Pembiakan Tanaman” disampaikan Pipih Sopiah, “Pengenalan Jenis-jenis Ternak dan Jenis Bahan Pakan Unggas” oleh Elis Juariah sedangkan  Neneng Sani mambawakan materi,“Bahasa Inggris”.

Berkenan hadir dalam kegiatan Muhammad Komarudin (Kepala Subbag Tata Usaha Ditjen GTK) didampingi  Nining Yuda Ningsih selaku Kabag Umum PPPPTK Pertanian  serta dewan guru dari perwakilan tiap sekolah.

Dalam sambutannya Muhammad Komarudin menyatakan kebanggannya atas prestasi PPPPTK Pertanian dalam meraih juara ke-1 tingkat Kementerian dalam pelayanan publik, “termasuk melalui perpustakaan, selanjutnya tim Perpustakaan PPPPTK Pertanian akan didaulat sebagai mentor di kementerian”.tambahnya.

Pintu masuk untuk mengembangkan budaya literasi bangsa melalui penyediaan bahan bacaan dan peningkatan minat baca anak” Sambut Kapus dalam pembukaanya. Disampaikan pula bahwa dengan adanya GLN ini diharapkan anak-anak kelak akan menjadi petani-petani yang modern dan dapat bekerjasama dengan petani-petani dari luar negeri sehingga hasil pertanian di Indonesia berkualitas tinggi memenuhi standar internasional, tentunya dengan bekal komunikasi berbahasa inggris yang mumpuni”.

Semoga GLN kali ini merupakan program pemicu akan terbentuknya sebuah pola hidup dan pola pikir dalam berucap dan bertindak dengan pandangan ilmiah dan tidak lagi percaya pada isu-isu yang menyesatkan semisal berita hoax. Sebagai tindak lanjut kita semua berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan kontinyu sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat internal dan eksternal PPPPTK Pertanian.


Was This Post Helpful:

2 votes, 3 avg. rating

Share:

Sujadi

Leave a Comment

9 + 20 =