Pelatihan/Magang Peningkatan Kompetensi Guru Produktif SMK Provinsi Aceh

Cianjur, PPPPTK Pertanian—Senin 16 September 2019, Kepala Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi PPPPTK Pertanian Mulyono membuka “Diklat Peningkatan Kompetensi Guru Produktif SMK Provinsi Aceh” di Ruang Besar PPPPTK Pertanian, Jalan Raya Jangari KM. 14, Sukajadi, Karangtengah, Cianjur.

Dalam sambutannya Kepala Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi PPPPTK Pertanian menyampaikan “Tantangan SMK kedepan adalah sekolah revitalisasi, SMK harus menyinkronkan kurikulum terhadap industri, Bapak dan Ibu harus meningkatkan jumlah kompetensi dan tenaga pendidikan salah satunya dengan diklat ini, sesuai arahan pak Dirjen kalau guru produktif untuk peningkatan kompetensinya dan profesionalnya”.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh yang diwakili Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Siti Wahidah dalam sambutan menyampaikan pesan “PPPPTK Pertanian merupakan satu-satunya tempat yg harus di tempa kalau bapak dan ibu peserta ingin sukses menjadi guru dalam bidang pertanian, Bapak dan Ibu peserta ikutilah pelatihan ini dengan baik, mudah-mudahan MOU ini bisa terus berjalan, karena di Aceh sangat ingin guru-guru ini memiliki kompetensi”.

Kegiatan Diklat Peningkatan Kompetensi Guru Produktif SMK Provinsi Aceh bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan kinerja peserta diklat untuk menunjang efektivitas pembelajaran di kelas, serta meningkatkan penguasaan materi, struktur, konsep, pola pikir keilmuan, dan aplikasi dari keilmuan teoritis.

Sasaran kegiatan Diklat Peningkatan Kompetensi Guru Produktif SMK Provinsi Aceh sebanyak 20 orang, meliputi kompetensi keahlian:

  • Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT)
  • Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH)
  • Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP)
  • Agribisnis Ternak Ruminansia (ATR)

Hasil yang diharapkan dari kegiatan Diklat Peningkatan Kompetensi Guru Produktif SMK Provinsi Aceh adalah:

  • Mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh selama kegiatan pendidilkan dan pelatihan dalam kaitan tugasnya sebagai PTK/Guru yang memiliki kompetensi baik kompetensi pedagogik maupun kompetensi profesional sesuai dengan bidang masing-masing.
  • Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi serta sebagai media pendukung pembelajaran untuk pengembangan profesionalisme diri secara berkelanjutan.
  • Meningkatkan kompetensi profesionalisme guna mendukung peningkatan kualitas dan kinerja sekolah.

Diklat Peningkatan Kompetensi Guru Produktif SMK Provinsi Aceh akan berlangsung selama dua puluh (20) hari mulai tanggal 16 September s.d. 5 Oktober 2019.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Sujadi

Leave a Comment

4 × three =