BBPPMPV PERTANIAN GELAR RAKOR PENYELARASAN ANTARA IDUKA DENGAN SMK BIDANG PERTANIAN

Cianjur–Jum’at (27/11/2020) Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Pertanian telah menggelar Rapat Koordinasi Penyelarasan (Link and Match) antara Dunia Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA) dengan SMK Bidang Pertanian untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Provinsi Jawa Timur. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BBPPMPV Pertanian (DR. Ir. Raden Ruli Basuni, M.P.) pada hari Rabu, 25 November 2020.

Rakor yang diadakan di Tara Hotel Yogyakarta, berlangsung 25  s.d. 27 November 2020, dihadiri 74 peserta dari 40 SMK Bidang Pertanian (Kepala SMK Pertanian dan Waka Hubungan Industri Masyarakat) dan unsur BBPPMPV Pertanian. Rakor ini bertujuan untuk memperoleh data IDUKA 40 SMK Bidang Pertanian yang telah ditentukan, serta memperoleh data IDUKA 40 SMK Bidang Pertanian yang akan atau sudah “nikah” dengan SMK Bidang Pertanian di seluruh Indonesia.

Kepala BBPPMPV Pertanian (Raden Ruli Basuni) dalam sambutan pembukaan Rakor menyampaikan: “…beberapa kegiatan yang akan dilakukan BBPPMPV Pertanian diantaranya VEDCA Sapa SMK, pengembangan SMK di Indonesia, melakukan pendampingan, tentang TEPA, melakukan kerjasama dengan Balai-balai di Jawa Barat tentang pertanian untuk program SMK membangun Desa. Beberapa diklat yang ingin dilakukan antara lain diklat kewirausahaan berbasis kearifan lokal, menyusun training leadership, pembuatan bahan ajar berbasis IT.”

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan ini antara lain Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. (Dirjen Vokasi Kemendikbud), Trisila (PT. Yuasafood Wonosobo), dan Taufik, S.P. (PT. BCA Jember).

Direktur Jenderal Vokasi Kemendikbud (Wikan Sakarinto) dalam paparannya menyampaikan: “Salah satu fokus Pendidikan vokasi saat ini adalah pada pembentukan Softskill pada anak didik. Softskill yang harus dimunculkan pada seluruh lulusan vokasi yaitu kemampuan critical thinking, team work, kemampuan bekerja dibawah tekanan, kemampuan menulis, kefasihan lisan, dan inisiatif.”

“…Peran BBPPMPV sangat penting dalam merubah mindset Kepala Sekolah dan Guru tentang pendidikan vokasi, perubahan kebijakan kurikulum, dan menjembatani dengan IDUKA” tambahnya.

Direktur Jenderal Vokasi Kemendikbud (Wikan Sakarinto) saat memberikan paparan pada Rapat Koordinasi Penyelarasan (Link and Match) antara Dunia Usaha, Dunia Industri dan Dunia Kerja (IDUKA) dengan SMK Bidang Pertanian (26/11/2020)

Disela-sela kegiatan Rakor, juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara BBPPMPV Pertanian (Raden Ruli Basuni) dengan PT. Yuasafood (Trisila) dalam Peningkatan Kompetensi SDM, baik untuk BBPPMPV Pertanian dan Guru SMK Bidang Pertanian.

Dirjen Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto (kiri) saat menyaksikan penandatanganan MoU anatara BBPPMPV Pertanian dan
PT. Yuasafood dihadapan peserta Rakor (26/11/2020)

Kegiatan Rapat Koordinasi Penyelarasan (Link and Match) antara Dunia Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA) dengan SMK Bidang Pertanian untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Provinsi Jawa Timur di Tara Hotel Yogyakarta di tutup secara resmi oleh Kepala Bagian Tata Usaha BBPPMPV Pertanian (Hedi Holidin, S.P., M.Si.).

Kepala Bagian Tata Usaha BBPPMPV Pertanian Hedi Holidin (kedua dari kiri) menutup secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi Penyelarasan (Link and Match) antara Dunia Usaha, Dunia Industri dan Dunia Kerja (IDUKA) dengan SMK Bidang Pertanian (27/11/2020).
Antusiasme dan keceriaan peserta Rapat Koordinasi Penyelarasan (Link and Match) antara Dunia Usaha, Dunia Industri dan Dunia Kerja (IDUKA) dengan SMK Bidang Pertanian (26/11/2020).

Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Nungky fitri

Leave a Comment

one × three =