BENCHMARKING SMK NEGERI 8 BULUKUMBA-SULSEL KE BBPPMPV PERTANIAN

Kepala SMK Negeri 8 Bulukumba Drs. Abdul Razak, MM. saat memberikan cinderamata kepada Koordinator Fasilitasi Peningkatan Kompetensi BBPPMPV Pertanian Mulyono, S.Sos., MM.Pd. (05/09/2022), Foto: MS

Cianjur, BBPPMPV Pertanian—Dalam rangka program SMK PK (Pusat Keunggulan) Kepala SMK Negeri 8 didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah V Provinsi Sulawesi Selatan yang membawahi tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Bulukumba, dan Kabupaten Sinjai beserta dewan guru dan komite sekolah melakukan Benchmarking ke Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Pertanian, Senin 05 September 2022.

Rombongan tim benchmarking berjumlah 10 orang, terdiri dari Ka. Cadisdik Wilayah V, Kepala Sekolah,  Wakasek Kurikulum, Wakasek Kesiswaan, Kaprodi Agribisnis Tanaman Perkebunan, empat orang Guru Produktif dan Normatif, dan Ketua Komite Sekolah di lingkungan SMK Negeri 8 Bulukumba.

Rombongan diterima oleh Koordinator Fasilitasi Peningkatan Kompetensi Mulyono, S.Sos., MM.Pd. mewakili Kepala Balai dan didampingi Sub Koordinator Program, Sub Koordinator Data, Sub Koordinator Inovasi, dan Sub Koordinator Kemitraan di lingkungan BBPPMPV Pertanian.

Kegiatan Benchmarking berlangsung selama tiga hari mulai 05 s.d. 07 September 2022 dan akan berkunjung ke BBPPMPV Pertanian, ke SMK PP Cianjur yang merupakan SMK PK, dan berakhir berkunjung ke DUDIKA Pengolahan Kopi di Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Dalam sambutannya Ka. Cadisdik Wilayah V  Provinsi Sulawesi Selatan Drs. Syamsurijal, M.Si. mengatakan, kehadiran kami dalam rangka benchmarking atau studi tiru ini, kami sangat berharap bahwa dengan program yang dikeluarkan oleh Kemendikbudristek ini mudah-mudahan ada nilai tambah yang bisa kami lakukan karena harapan pemerintah tentunya adalah bagaimana supaya SMK ini bisa berkembang, bisa menjadi contoh, oleh karena itu dia harus banyak belajar, jadi kehadiran kami di BBPPMPV Pertanian Cianjur berharap banyak memperoleh informasi yang bisa menjadi pengembangan wawasan kami untuk bisa dibawa pulang nantinya, katanya.

Lebih jauh Syamsurijal mengungkapkan, bahwa di SMK PK itu bukan hanya tanggung jawabnya guru-guru produktif, tetapi termasuk guru adaftif dan guru normatif, lebih khusus lagi produktif yang harus bisa berfikir bagaimana merubah menset daripada peserta didik kita, ini menset penting, katanya.

“SMK sering dijadikan sebagai pilihan kedua, sebenarnya itu bisa berubah ketika SMK bisa menghasilkan luaran/lulusan yang banyak terserap di dunia kerja, apalagi mampu membuka lapangan kerja untuk dirinya sendiri, kalau itu bisa terjadi maka nantinya SMA itu menjadi pilihan berikutnya bukan lagi pilihan pertama, karena SMK menawarkan potensi untuk bisa membuat anak itu bisa mandiri, ini yang sangat kita harapkan”, pungkasnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Drs. Syamsurijal, M.Si. (tengah) saat memberikan sambutan pada kegiatan Benchmarking ke BBPPMPV Pertanian (05/09/2022), Foto: MS

Sementara itu Kepala SMK Negeri 8 Bulukumba Drs. Abdul Razak, MM. dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan benchmarking bertujuan untuk pengembangan wawasan agar pihak sekolah mampu mendapatkan pandangan akurat dari industri/perusahaan dan sekolah perkebunan binaan BBPPMPV Pertanian yang dianggap terbaik dan dapat diterapkan untuk peningkatan kinerja dan perencanaan strategi yang lebih baik kedepannya, ungkap Kepala SMK Negeri 8 Bulukumba saat pertemuan dengan tim Bidang Program, Data, Inovasi, dan Kemitraan BBPPMPV Pertanian. 

“Mengucapkan terimakasih kepada Kepala BBPPMPV Pertanian dan jajarannya yang telah menerima kami, dan insya Alloh dengan kerjasama ini kami dapat pengalaman untuk mengimplementasikannya di lapangan”.

Foto bersama Tim SMK Negeri 8 Bulukumba bersama tim BBPPMPV Pertanian usai melakukan pertemuan pada acara benchmarking (05/09/2022), Foto: MS

Tim SMK Negeri 8 Bulukumba saat melakukan kunjungan ke laboratorium kultur jaringan tanaman BBPPMPV Pertanian (05/09/2022), Foto: MS

Tim SMK Negeri 8 Bulukumba saat melakukan kunjungan ke kebun hidroponik BBPPMPV Pertanian (05/09/2022), Foto: MS

Tim SMK Negeri 8 Bulukumba saat melakukan kunjungan ke unit produksi kopi BBPPMPV Pertanian (05/09/2022), Foto: MS

Tim SMK Negeri 8 Bulukumba saat melakukan kunjungan ke unit produksi budidaya ikan BBPPMPV Pertanian (05/09/2022), Foto: MS

Mengakhiri kegiatan benchmarking di BBPPMPV Pertanian Ka. Cadisdik Wilayah V Provinsi Sulawesi Selatan Drs. Syamsurijal, M.Si. mengatakan bahwa pasca kegiatan ini harus ada tindak lanjutnya, lahan sekolah yang cukup luas juga punya potensi untuk pengembangan teaching factory budidaya perikanan maupun budidaya dan pengolahan hasil perkebunan, tinggal bagaimana teman-temen bisa memanfaatkannya dan hasilnya nanti betul-betul bisa menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah lain yang belum masuk di SMK PK. Tidak lupa mengucapkan terimakasih atas segala pelayanannya, kalau ada hal-hal yang kurang selama kami berada disini, sikap kami, tata krama yang kurang berkenan lewat kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, pungkasnya.

Cianjur, 06 September 2022
Penulis berita              :   Maman Suratman, SP.
Editor/Verifikator       :   Suhardi, SH, M.Pd., Drs. Hamdan Nasution, Sujadi
Penanggung jawab     :   Mochamad Eka Budiman, S.TP., M.IL. Sumber/referensi       
:           Liputan langsung


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Nungky fitri

Leave a Comment

10 − six =