Kemendikbud Berupaya Menyelaraskan Pendidikan dan Dunia Kerja

Jakarta, Kemendikbud — Kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja terindikasi pada empat dimensi, yaitu kualitas, kuantitas, lokasi dan waktu. Dari indikasi tersebut perlu upaya perbaikan di dua sisi baik pasokan (pendidikan) maupun permintaan (dunia kerja).
Guna membahas penyelarasan pendidikan dengan dunia kerja, Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUDNI) menyelenggarakan seminar internasional. Seminar yang akan mengundang perwakilan dari seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dan lembaga-lembaga internasional ini akan diselenggarakan Selasa (18/11), di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat.
Selain dihadiri oleh peserta dari 76 insitusi, seminar ini juga menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri. Sejak dicanangkan pada 2009, hingga saat ini banyak kajian, temuan, dan capaian nyata yang dihasilkan dari program tersebut.
Dari pengantar seminar yang diterima kemdikbud.go.id disebutkan persentase pengangguran di Indonesia dari tahun 2008 hingga tahun 2012 menunjukkan tren yang cenderung menurun. Tahun 2013, tren tersebut kembali naik dan turun kembali di Februari 2014.
Beberapa tahapan kegiatan penyelarasan telah dilakukan, antara lain pelaksanaan pilot project, penyelarasan terminologi dan level melalui sosialisasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan penyiapan implementasinya. Selain itu, identifikasi program penyelarasan di lintas kementerian juga dilakukan untuk sinkronisasi program, pemetaan sisi pasokan dan permintaan, perancangan model dan pengukuran keselaraasan pendidikan dengan dunia kerja.
Untuk mengukur tingkat keselarasan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja diperlukan suatu ukuran kuantitatif yang robust dan mampu dijadikan tolok ukur kinerna keselarasan di tiap sektor. Karenanya, telah dirumuskan model dan system pengukuran kinerja penyelarasan yang disebut dengan Indeks Keselarasan dan Indeks Pemenuhan Kebutuhan.
Keberlanjutan program ini secara sistemik perlu terus dikembangkan. Dan bertepatan dengan  Hari Kompetensi Nasional (HKN), peserta seminar ini diharapkan dapat mencermati, memberikan umpan balik serta melanjutkan untuk keperluan yang lebih strategis untuk peningkatan penyelarasan pendidikan dengan dunia kerja. (Aline Rogeleonick/Sumber: Bahan Pengantar Seminar PAUDNI)

Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

admin pppptk

Leave a Comment

15 + fifteen =