PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PRODUKTIF ANGKATAN-1

Plt. Kepala BBPPMPV Pertanian Supriyono, M.Si. saat membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Produktif Angkatan 1 secara daring (17/05/2022), Foto: MS

Cianjur, BBPPMPV Pertanian—Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Pertanian menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Produktif Angkatan 1 bagi Guru SMK Pertanian seluruh Indonesia, berlangsung tanggal 17 s.d. 24 Mei 2022.

Sasaran Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Produktif Angkatan 1 meliputi bidang Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura sebanyak 25 orang, Agribisnis Ternak Unggas 25 orang, Agribisnis Perikanan Air Tawar 25 orang, dan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan 25 orang. Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala BBPPMPV Pertanian Supriyono, M.Si. secara daring berlangsung di Gedung Dewi Sartika Jalan Raya Jangari KM.14 Sukajadi, Karangtengah, Cianjur-Jawa Barat.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi guru produktif, adalah :

  1. Meningkatnya kompetensi profesional, terkait teknis kejuruan sesuai bidang keahlian, yang terstandar, dan terbarukan sesuai kebutuhan dunia kerja;
  2. Guru terbiasa dengan iklim dan budaya kerja di dunia kerja serta dapat mengimbaskan kepada guru dan instruktur lain serta peserta didik sebagai bagian dari pengembangan softskill dan karakter;
  3. Meningkatnya kualitas pembelajaran dengan menggunakan metode dan pendekatan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dalam mengimplementasikan kurikulum yang berlaku;
  4. Meningkatkan kemampuan kemitraan dan penyelarasan dengan dunia kerja.

Dalam pengarahannya Plt. Kepala BBPPMPV Pertanian Supriyono, M.Si. mengatakan, “……kita bersyukur sudah tahun ketiga Ditjen Pendidikan Vokasi berdiri, ada beberapa perubahan yang tentu saja signifikan, kita ada mengenal guru penggerak, kurikulum merdeka, link and super match, yang hampir setiap hari bapak/ibu dengar, perubahan yang mendasar dari pemerintah terkait dengan pelaksanaan kurikulum merdeka, ada beberapa yang ditawarkan oleh pak Dirjen, tentu saja bagaimana pola pelaksanaan kurikulum merdeka di sekolah dimana guru mengajar”, ucapnya.

Lebih lanjut Supriyono, M.Si. menyampaikan, sesuai arahan Pak Dirjen dari sekian banyak alternatif tentu saja berbeda, ada pertanian mungkin berbeda, ada bisnis dan pariwisata berbeda, kemudian bidang mesin dan teknik industri berbeda, seni budaya berbeda, kemudian di Gowa yang terkait dengan perikanan dan kelautan berbeda, itu silahkan. Pak Dirjen tetap menggaris bawahi satu pilihan yang barangkali bisa menjadi hal utama bisa digunakan diterapkan di masing-masing sekolah yaitu pola 2-3-1, dua (2) semester di SMK tentu saja digunakan untuk bidang dasar (pondasi), kemudian tiga (3) semester untuk PJPL dan Teaching Factory, kemudian satu (1) semester terkait dengan magang insdustri dan seterusnya, ungkapnya.

Sub Koordinator Penyelenggaraan Diklat  BBPPMPV Pertanian Husni Tamrin, S.P.,M.Ed. saat menyampaikan laporan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Produktif Angkatan 1 (17/05/2022), Foto: MS

Peserta Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Produktif Angkatan 1 SMK Pertanian seluruh Indonesia saat mengikuti pembukaan (17/05/2022), Foto: MS

“.…. untuk Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Produktif menerapkan yaitu materi pondasi dialokasikan  25% dari total 68 pelajaran. Materi pondasi terdiri dari kompetensi pedagogik, lidership, enterpreneurship, perubahan menset, dan teknis dan itu yang harus kita terapkan, bagaimana kita memberikan pelatihan kepada para guru peserta pelatihan”, pungkasnya.

Untuk itu Guru SMK perlu terus menerus mengupayakan agar kompetensi profesionalnya dapat mengikuti perkembangan teknologi dan pemanfaatannya di dunia kerja. Dengan demikian, pendidikan yang dikelolanya akan tetap relevan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Cianjur, 19 Mei 2022
Penulis berita         :   Maman Suratman, SP.
Editor/Verifikator :   Suhardi, SH, M.Pd., Drs. Hamdan Nasution, Sujadi
Penanggung jawab :   Mochamad Eka Budiman, S.TP., M.IL.
Sumber/referensi   :   1. Panduan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Produktif Angkatan 1
2. Hasil liputan langsung


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Nungky fitri

Leave a Comment

4 × two =