Rekrutmen Calon Instruktur Nasional Diperluas

Jakarta, Kemdikbud —  Persiapan menjelang implementasi kurikulum 2013 di tahun pelajaran 2014/2015 salah satunya adalah pelatihan guru. Sebelum pelatihan guru dilaksanakan, terlebih dahulu akan dilaksanakan pelatihan bagi Instruktur Nasional.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan, dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK PMP) Kemdikbud, Syawal Gultom, mengatakan, ada perbedaan dari proses rekrutmen instruktur nasional tahun ini dibanding tahun sebelumnya.

Bedanya, calon instruktur nasional dulu dipilih dari 6000 sekolah pilihan, sekarang, calon instruktur nasional dipilih dari 270 ribu sekolah, kata Syawal, di Jakarta, Jumat (17/01/2014).

Syawal mengatakan, pola rekrutmen instruktur nasional dibuka seluas-luasnya, secara offline dan online. Calon instruktur nasional, tambahnya, harus memenuhi syarat administrasi terlebih dahulu. Salah satu syarat penting adalah pengalaman dalam melatih dan adanya prestasi-prestasi yang telah diraih oleh calon instruktur nasional tersebut.

Dalam proses rekrutmen kali ini, Kemdikbud menetapkan standar yang cukup tinggi dalam penilaian. Kita berani menetapkan nilai 70 sebagai standar, karena sumbernya banyak, jelasnya.

Syawal menambahkan, selain rekrutmen, strategi dalam pelatihan instruktur nasional kali ini juga dibenahi dengan memperbanyak soal model dan simulasi.  Instruktur nasional akan dilatih oleh para nara sumber. Nara sumber tersebut terdiri dari komponen guru, dosen, widyaiswara,  tim pengembang kurikulum.

Yang jelas nara sumber ini adalah orang-orang yang sudah paham betul dengan kurikulum 2013, katanya. Untuk pendaftaran secara online, baru akan dibuka Senin (20/01/2014) mendatang. (Sumber. http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/2029)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

admin pppptk

Leave a Comment

thirteen + 7 =