“Si Kaya Rasa” Srikaya Jumbo

Oleh : Ir. Toni Suyono, MM – Widyaiswara PPPPTK Pertanian Cianjur

Sejauh ini masyarakat kita belum terbiasa mengonsumsi srikaya. Salah satunya karena buah ini rada sulit dikonsumsi. Selain karena buahnya kecil-kecil, buah ini juga mengandung banyak biji.
Belakangan muncul pembudidaya bibit srikaya jumbo yang merupakan hasil okulasi srikaya lokal dengan srikaya Australia. Hasil persilangannya dinamai Newvarie atau srikaya jumbo. Newvarie menghasil-kan buah dengan bobot 850 gram per buah, daging-nya lebih tebal, lebih manis, dan bijinya pun sedikit.
Bibit srikaya lokal berusia 4 bulan menjadi batang bawah ditempel dengan mata tunas indukan srikaya jumbo. Setelah satu bulan dan keluar tunas, tanaman dipindahkan ke lahan pada lubang tanam berukuran 50×50 cm yang telah diisi tanah dan pupuk. Jarak tanam idealnya 6×6 meter.
Perawatannya meliputi pemupukan 3 kali setahun, dengan penyiraman setiap dua atau tiga hari, tergantung cuaca. “Srikaya rentan serangan hama kutu putih dan lalat buah,� Tanaman ini berbuah mulai usia dua tahun. Awalnya hanya berbuah 4-5 biji dan selanjutnya semakin banyak. “Saat berbuah untuk kelima kalinya bisa mencapai 30-40 buah per batang, harga buahnya bisa lima kali lebih tinggi dari srikaya lokal.

Kandungan dan Manfaat Srikaya Jumbo
Menurut Direktorat Gizi Departemen Kesehatan Republik Indonesia, setiap 100 g daging buah srikaya segar mengandung komposisi gizi sebagai berikut :
� Kalori 101,00 kal
� Protein 1,70 g
� Lemak 0,60 g
� Karbohidrat 25,20 g
� Kalsium 27,00 mg
� Fosfor 20,00 mg
� Besi 0,80 mg
� Vitamin B1 0,08 mg
� Vitamin C 22,00
� Air
� Dan Bdd 58%.
Klasifikasi Tanaman Srikaya Jumbo
Nama umum
Indonesia    : Srikaya, sirkaya, srikaya, atis
Inggris         : Sugar Apple
Melayu         : Nona Sri Kaya, Buah Nona, Sri Kaya
Thailand      : Noi Na,   Pilipina:Atis
Kingdom      : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi  : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi             : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas             : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas     : Magnoliidae
Ordo              : Magnoliales
Famili            : Annonaceae
Genus            : Annona
Spesies          : Annona squamosa L.
Kerabat Dekat : Sirsak, Buah Nona, Manoa, Annona glabra
Di Indonesia sudah banyak beredar srikaya dari luar negeri misalnya:
Srikaya Bangkok
1. Bentuk buah bulat telur.
2. Buah terdiri dari beberapa segmen yang bersatu membentuk buah semu, dengan permukaan benjol-benjol, tetapi teratur rapi
3. Ukuran buah lebih besar dari srikaya lokal.
4. Daging buah berwarna putih dan manis sekali rasanya, dan harum bau-nya kalau sudah masak.
5. Warna kulit hijau muda namun setelah masak warna berubahjadi kekuningan dan benjolan- benjolan jadi merenggang di ikuti dengan tepung yang menempel buah jadi tambah banyak (tebal)
6. Bijinya banyak.
Srikaya Australia
1. Bentuk buah bulat namun tidak teratur
2. Buah terdiri dari beberapa segmen yang bersatu yang membentuk buah semu, dengan permukaan  benjol-benjol, tetapi tidak teratur.
3. Ukuran buahnya lebih besar dari srikaya Bangkok
4. Buah manis rasanya kalau sudah masak.
5. Warna kulit buah hijau muda, merah dan agak tebal
6. Bijinya banyak.
Morfologi Tanaman Srikaya Jumbo
Pohon srikaya bisa tumbuh dan berbuah baik di pot ataupun di tanah, mulai kembang sampai buah masak memerlukan waktu 3,5-4 bulan, Srikaya berbentuk perdu atau pohon, tingginya 3-6 m.
Daunnya lonjong sampai jorong menyempit, berukuran (7-17) cm x (3-5,5) cm, bagian bawah daun sedikit berbulu balig (pubescent) atau melokos (glabrescent). Bunganya terletak ekstra-aksilar, berada pada anak cabang yang muda, umumnya dalam rangkaian 2-4 kuntum, kadang-kadang bunga itu menyendiri, menempel di gagang yang ramping; 3 lembar daun mahkota yang terluar berbentuk lonjong, panjangnya mencapai 2,5 cm, berwarna hijau, lembayung di pangkalnya; 3 lembar daun mahkota terdalam tereduksi menjadi sisik kecil sekali atau hilang sama sekali.  Buah merupakan buah semu yang berbentuk bulat atau bentuk kerucut, berdiameter 5-10 cm, terbentuk atas daundaun buah yang berlekatan secara longgar atau hampir tidak bersinggungan, ujungnya yang membundar itu menonjol, sehingga permukaannya kelihatan berbisul; kulit luar berwarna kuning kehijauan dengan bintik-bintik menyerbuk; daging buahnya berwarna putih berbintik kuning.  Bijinya berwarna coklat tua.
Syarat Tumbuh Tanaman Srikaya Jumbo
Srikaya tumbuh di daerah tropik pada ketinggian sampai 1.000 m dpl, dan memiliki reputasi, terutama di India, berkat sifatnya sebagai tanaman yang bandel dan tahan kekeringan. Ketinggian yang dikehendaki antara 100-1000 m dpl. Tetapi yang terbaik pada ketinggian sedang 100-300 m dpl.  Tanaman srikaya tidak suka akan tempat yang terbuka, melainkan pohon ini lebih menyukai tempat yang ada naungannya, jadi agak teduh. Srikaya tidak suka akan tempat yang tergenang air, bisa membuat akarnya busuk bahkan bisa mati.
PEMBIBITAN
A. Membuat Bibit Melalui Perbanyakan Generatif
Perbanyakan dan penanaman buah nona (Annona) biasa disambungkan ke batang bawah srikaya yang ditanam dari benih. Batang bawah srikaya cenderung menurunkan ukuran pohon. Cara yang paling umum digunakan adalah sambungan pecut (whip grafting), sambungan, pecut dan lidah (whip and tongue grafting), dan sambungan celah (cleft grafting).
Jarak tanam yang kini digunakan berkisar antara 5 m x 3 m dan 4 m x 3 m untuk srikaya. Pemangkasan formatif (formative pruning) hendaknya dilaksanakan pada masa istirahat.
B.Membuat Bibit Melalui Perbanyakan Vegetatif
Bibit srikaya jumbo merupakan hasil okulasi srikaya lokal dengan srikaya Australia. Hasil persilangannya dinamai Newvarie atau srikaya jumbo.
Bibit srikaya lokal berusia 4 bulan menjadi batang bawah ditempel dengan mata  tunas indukan srikaya jumbo.
BUDIDAYA TANAMAN SRIKAYA JUMBO
A. Persiapan Lahan
Persiapan Lahan dilakukan dengan cara pengukuran lahan sesuai kebutuhan dan membersihkan lahan dari sisa-sisa tanaman lainnya.
B. Pembuatan Lobang Tanam
Lubang tanam dibuat dengan ukuran 50cm x 50cm x 50cm, dengan jarak antar lubang 4 x 5m/5 x 5m. dengan demikian populasi tanaman 400-500 tan/Ha. Dalam penggalian lubang tanam tanah lapisan atas dipisah dengan lapisan tanah bawah dengan ketinggian masing-masing sekitar 20 cm- 30 cm. Selanjutnya lubang diisi pupuk kandang atau kompos yang telah matang sebanyak 15 � 25 kg / lubang. Pupuk kandang yang sudah dimasukkan ke lubang di campur dengan tanah lapisan bawah sampai lubang terisi sedalam 40 cm. Sebagian lagi dicampur dengan tanah lapisan atas yang akan dipakai untuk menimbun lubang kembali pada waktu penanaman. Sebaiknya ditambahkan juga pupuk NPK sebanyak 125 gram/lubang sebagai pupuk dasar. Sebelum tanam lubang di biarkan selama 2-3 minggu supaya gas yang ada pada lubang galian hilang.
C.Penanaman
Setelah lubang tanam disiapkan dan bibit serta pupuk kandang atau kompos telah tersedia maka penanaman bibit sudah bisa dilakukan penanaman. Bibit srikaya dengan tinggi 70-100 cm dimasukan kedalam lubang tanam dengan tegak lurus dengan batas sambungan sekitar 10 cm diatas permukaan tanah atau 10 cm masuk dalam lubang. Selanjutnya lubang ditimbun dengan tanah lapisan atas yang telah dicampur pupuk kandang sambil ditekan agar tidak ada rongga di sekitar akar. Bila diperlukan bibit disiram air supaya akarnya terhimpit tanah dan lembab. Dengan demikian, bibit tidak akan mengalami stres (cekaman) dan akan cepat tumbuh. Saat bibit di-masukan ke-lubang tanam jangan lupa plastik poly-bagnya di-buka secara hati-hati su-paya gumpa-lan tanah tidak pecah sehingga akar tetap utuh, caranya kantong dibelah dengan pisau/kater selanjutnya tanaman dilepaskan dari kantong langsung ditanamkan.
D.Penyulaman
Bibit atau tanaman muda yang mati harus diganti atau di sulam. Pada umumnya petani maupun pengusaha mengganti tanaman yang mati dengan sisa bibit yang ada. Bibit sulaman yang baik seharusnya juga merupakan tanaman yang sehat dan tepat waktu untuk ditanam. Penyulaman dilakukan pada pagi hari atau sore hari, saat cuaca tidak terlalu panas. Waktu penyulaman adalah bulan pertama dan bulan kedua setelah penanaman.
E.Pemeliharaan Tanaman
Pemeliharaan tanaman bertujuan agar tanaman menjadi sehat, tumbuh kekar sehingga berbuah lebat. Kegiatan pemeliharaan meliputi:
1.Pengairan
Pohon Annona menghendaki kelembaban tanah yang seragam sejak berbunga sampai panen. Pengairan hendaknya dijadwalkan menurut hasil pembacaan tensiometer. Kelembapan yang tinggi di dalam kanopi pohon mungkin dapat dipertahankan melalui pemberian air yang sedikit demi sedikit di bawah pohon atau melalui penyemprotan tajuk.
2.Pemupukan
Buah srikaya sangat memerlukan Kalium. Pohon yang dewasa dan sedang berbuah lebat mungkin memerlukan Kalium sebanyak 2-4 kg/tahun. Kandungan Kalium pada daun hanya dapat dipertahankan di atas ambang kritis yang dianjurkan, yaitu 1176, melalui pemakaian kalium ini sebelum terjadinya pembungaan.
3.Pembentukan Tajuk dan Membuahkan Srikaya Jumbo
Srikaya Jumbo Australia memang memiliki buah yang bisa mencapai berat hingga 8 ons. Dengan ukuran daun yang lebih besar dari jenis lokal, srikaya jumbo ini bersifat genjah dan adaptif ditanam baik di dataran rendah maupun menengah. Sayang jika perawatan dilakukan alakadarnya menjadikan tanaman ini memiliki tajuk yang ngelacir dan cenderung meninggi.Untuk menghindari tanaman (terutama dari bibit, baik okulasi maupun sambung susu) cenderung ngelacir dan meninggi, maka pembentukan tajuk semenjak dini perlu dilakukan. Perontokan daun pada tanaman muda/bibit akan merangsang tumbuhnya cabang dan tunas baru, dengan demikian akan didapatkan banyak tunas/cabang dikemudian hari. Perontokan daun dilakukan dengan cara memotong daun dan disisakan sebagian tangkai daun.
Sisa tangkai daun ini nantinya akan rontok dan akan tumbuh tunas yang merupakan cikal bakal tajuk baru pangkas daun sisakan sedikit tangkai potong ujung tanaman 3-5 cm akan muncul tunas bakal cabang baru.

Berikut cara merangsang pembuahannya :
�Perangsangan bunga hendaknya dilakukan terhadap tanaman yang sehat dengan asupan pupuk yang cukup.
�Lakukan perangsangan pada batang yang sudah tua (berwarna coklat kehitaman) dan jangan pada batang yang masih kelihatan hijau.
�Lakukan perontokan daun bersama tangkainya pada batang yang sudah dipilih. Perbedaan peron-tokan daun ini berbeda dengan pada tanaman bibit, jika pada tanaman bibit dilakukan pemang-kasan daun dan disisakan tangkainya, kalau di sini daun bersama tangkainya dirontokkan semua, (dapat menggunakan tangan, tanpa alat bantu).
�Selang 2 � 3 minggu, pada bekas daun yang dirontokkan akan keluar tunas baru berikut calon bunga
�Biarkan bunga mekar hingga membentuk bakal buah.
�Lakukan seleksi buah, buang bakal buah yang tidak normal. Pelihara bakal buah yang terletak pada batang yang besar, oleh karena buah tersebut akan tumbuh optimal dari pada yang terletak pada batang yang lebih kecil. Buah terseleksi sebaiknya dibungkus sejak dini untuk mendapatkan buah yang mulus dan berkualitas.
�Berikan pupuk dengan kandungan K yang lebih tinggi selama proses pembesaran buah, supaya buah lebih manis.

4.Pengendalian Hama dan Penyakit
Srikaya rentan serangan hama kutu putih dan lalat buah yang larvanya dapat merusah buah, pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan penggunaan insektisida yang sesuai juga dengan cara pembungkusan buah dan penggunaan perangkap hama.

BUDIDAYA TANAMAN SRIKAYA DALAM POT
Musim penghujan merupakan musim yang baik untuk mulai bertanam tanaman-tanaman berbuah. Bagi Anda yang tidak memiliki lahan luas, dapat bertanam tanaman buah dengan cara tabulapot (tanaman buah dalam pot). Yang selain tidak memakan lahan banyak juga mudah perawatannya.
Yang perlu disediakan adalah pot bunga ukuran besar atau drum bekas.  Hampir semua tanaman buah dapat di tanam secara tabulapot. Kunci utama keberhasilan tabulapot itu, pada ketersediaan unsur hara bagi tanaman.
Salah satu jenis tabulapot yang kini sedang di budidayakan di PPPPTK Pertanian Cianjur, adalah tanaman srikaya jenis newvarie asal Australia.

Tahapan Budidaya Srikaya Jumbo dalam Pot
1.Siapkan drum bekas yang telah dilubangi alasnya.
2.Siapkan sekam padi.
3.Siapkan beberapa batu bata untuk alas drum agar sirkulasi air lancar.
4.Siapkan media berupa tanah : pupuk kandang : sekam dengan perbandingan 2:1:1.
5.Isi drum dengan sekam padi setebal 10 cm.
6.Masukkan media tanam hingga kurang 20 cm dari bibir drum.
7.Buat lubang ditengah, sesuaikan dengan besarnya tanaman.
8.Lakukan penyiraman sehari sekali.
9.Siram dengan rendaman kompos sebulan sekali
10.Beri pupuk dasar seperempat sendok makan NPK pertumbuhan (Mutiara Biru) tiga bulan sekali.
11.Pemangkasan dilakukan secara rutin pada dahan-dahan yang tidak diinginkan.
12.Untuk memacu pembuahannya, siram dengan Atonik satu sendok    makan  yang telah dicairkan ditambah satu liter air seminggu sekali.
13.Semprotkan Atonik ini di bawah daun, pada pagi dan sore hari.
14.Berikan minyak ikan khusus tanaman, dengan ukuran satu sendok makan yang dicairkan dengan satu liter air. Minyak ikan ini banyak dijual di toko pertanian, harganya kurang lebih Rp 20.000/botol.
15.Sebagai ganti minyak ikan dapat diberikan air cucian daging atau ikan.

A.Panen
1.Ciri-ciri Srikaya Jumbo Siap Panen
Buah berwarna hijau tua dan bergaris putih kekuning-kuningan dengan bentuk berisi, tetapi kebanyakan petani memetik buah sudah berwarna hijau kekuning- kuningan. Ciri yang umum benjolan buah renggang, lapisan bedak tebal dan tercium aromanya.
2.Waktu Panen
Umur panen buah srikaya sekitar 85 � 95 hari setelah anthesis (bunga mekar). Untuk pengangkutan jarak jauh buah srikaya dipanen saat berumur 85 hari. Sementara buah srikaya dapat dipanen pada umur 60-70 hari setelah bunga mekar. Panen raya buah srikaya sekitar bulan Agustus dan September.
Tanaman srikaya yang subur dan baik pertumbuhannya dapat menghasilkan buah antara 20 � 50 buah /tanaman sehingga per Ha dapat menghasilkan 10 � 20 ton dengan berat buah sekitar 100 � 300 gram.
3.Cara Pemanenan
Buah srikaya tidak dapat dipanen sekaligus karena tingkat kematangan tidak sama.  Perlu dipilih buah yang siap panen satu per satu.  Buah dipetik dengan tangan atau menggunakan gunting stek dan buah tidak boleh jatuh ke tanah sebab akan menimbulkan memar dan infeksi. Bila pohon terlalu tinggi gunakan tangga dan menggunakan galah bambu yang diujungnya di pasang jaring untuk menghindari jatuhnya buah.

DAFTAR PUSTAKA
Afandie, R dan Nasih, WY.2002 Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius. Yogyakarta
Anonim. 2009. Pedoman Budidaya Buah dan Sayuran yang Baik (Good Agriculture Practices for Fruit an Vegetable). Peraturan Menteri Pertanian No: 48 Permentan/OT.140/10/2009. Jakarta
Anonim. 2009. Srikaya. Majalah Trubus, Edisi 472, Maret 2009, Jakarta
Daryanto.  1989.  Bercocok Tanam Buah-Buahan.  Aneka Ilmu.  Semarang
Guswono S. 1997. Sifat dan Ciri Tanah 2. IPB.Bogor
http://ayoberkebun-hervin.blogspot.com/2009/03/ membentuk-tajuk-membuahkan-srikaya.html
Lilik, A. 1990. Nutrisi Tanaman. Rineka Cipta. Jakarta
Novizan. 2002. Petunjuk Pemupukan yang Efektif; Kiat mengatasi Permasalahan Praktis. Agro Media Pustaka. Jakarta
Radi, Juhaeni.  1991.  Budidaya Srikaya.  Kanisius.  Yogyakarta
Rukmana, Rahmat & Y.O. Yuyun, 2002.  Srikaya. Kanisius. Yogyakarta
Sobir dan Mega, Amalya. 2011. Bertanam 20 Buah Koleksi Eksklusif.Penebar Swadaya. Jakarta


Was This Post Helpful:

3 votes, 5 avg. rating

Share:

admin pppptk

Leave a Comment

13 − 5 =